Sistem yang homogen (hardware sama, sistem operasi sama, semua sama) menguntungkan dalam hal kemudahan pengelolaan. Namun apabila terjadi masalah (misalnya terkena virus, ada celah keamanan), maka semua sistem mengalami masalah yang sama. Di sisi lain sistem yang heterogen (berbeda harware, OS, aplikasi) lebih tahan terhadap masalah, tetapi menyulitkan dalam pengelolaan.
Uraikan dengan lebih rinci lagi pro dan kontra sistem homogen dan heterogan. Kemudian, berikan opini Anda tentang sebuah kasus dimana Anda harus memilih apakah homogen atau heterogen. Kecenderungan mana yang Anda ambil?
Jawaban Anda buat di blog atau dikirimkan ke sistem perkuliahan ini.
Untuk ketahan terhadap masalah itu sudah merupakan tugas dari network administrator untuk menghadapinya. Kalau system yang digunakan heterogen kalau ada masalah malah akan memudahkan admin untuk menyelesaikannya, karena apabila ada satu masalah pada satu computer dan telah di temukan solusinya maka semua permasalahan pada semua computer terpecahkan. Namun apabila system heterogen dan ada beberapa computer pada system yang bermasalah pada waktu yang bersamaan atau bedekatan dengan permasalahan yang belum tentu sama malah akan menyulikan network administrator dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi atau mungkin tidak sulit namun membutuhkan waktu lebih lama. Penggunaan system yang homogen atau heterogen pada suatu institusi atau perusahan tegantung dari situasi dan kondisi dari perusahaan atau institusi tersebut. Misal perusahaan atau intitusi tersebut baru berdiri, maka hal tersebut memungkinkan untuk membuat system yang homogen. Tetapi apabila perusahaan atau institusi tersebut telah berjalan lama system yang homogen akan sulit untuk di aplikasikan. Sebagai contoh, tahun ini suatu instansi / perusahaan melakukan pembelian computer, mungkin untuk pembelian di tahun yang sama bisa sama atau homogen, namun untuk tahun kedepannya apabila ada lagi pembelian computer dengan spesifikasi yang sama akan sulit dilakukan karena perkembangan computer sangat cepat. Apabila dipaksakan system harus homogen, maka computer lama akan tidak terpakai dan diganti dengan computer baru semua. Hal tersebut akan berakibat pada pemborosan keuangan instansi atau perusahaan yang bersangkutan.